Senin, 23 November 2020

Natural BVR Agen Hayati Nasa Probolinggo


Natural BVR efektif dan efisien terhadap hama sasaran, tidak mematikan musuh alami, selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah, aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan, mendukung program pertanian berkelanjutan. Natural BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. BVR mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.

Manfaat Penggunaan Natural BVR

  1. BVR Efektif dan efisien terhadap hama sasaran
  2. BVR Tidak mematikan musuh alami
  3. BVR Selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah
  4. BVR Mendukung program pertanian berkelanjutan
  5. BVR Aman terhadap lingkungan, manusia dan hewan

Mekanisme Kerja Natural BVR

Natural BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. BVR mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar + 4-8 hari setelah terinfeksi BVR.

Tanaman Sasaran

Padi, Bawang merah, Kacang panjang, Cabai, Tomat, Kubis, Buncis, Semangka, Kentang, Apel, Mangga, Coklat

Hama Sasaran Utama

Wereng (Nilaparvata sp.; Nephotettix sp.; Sogatella sp.), Penggerek batang padi (Thryporhiza sp.; Chilo supressalis), Walang sangit (Leptocorixa accuta), Kutu Daun, Kutu Dompolan, Penggerek buah coklat

Petunjuk Penggunaan BVR

  1. Dosis 1-2 gram/liter atau + 100 gram per 1000 m2
  2. Semprotkan ke tanaman pada sore hari
  3. Bisa dicampurkan dengan POC NASA atau Hormonik

Peringatan:

  1. Jangan dicampur dengan pestisida lain.
  2. Simpan ditempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari langsung.
  3. tangki semprot harus bersih dan steril bukan bekas pestisida lain
  4.  

    Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

    Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

     ----------------------------------------------------

    PESAN DISINI

    TELP/SMS/WA

    085330729137

Sabtu, 29 Agustus 2020

Cara Mudah Membuat Pestisida dan Pupuk Organik dari Kulit Bawang Merah

Bercocok tanam menjadi menyenangkan apalagi jika melihat tanaman tumbuh subur. Namun berbeda halnya jika tanaman yang kita tanam ternyata terkena hama, kutu kebul, jamur dan mengalami tidak subur.
Tentu anda harus segera mengobati tanaman tersebut agar bisa kembali sehat yaitu dengan pemberian pupuk atau pestisida.
Pupuk atau zat perangsang tumbuh (ZPT) dan pestisida sebetulnya bisa kita buat sendiri dari limbah rumah tangga.
Tentunya lebih praktis dan mudah kita dapat disamping hemat biaya, apalagi kalau ditempat kita adalah banyak petani bawang merah. Hasilnya akan lebih baik karena terbuat dari bahan alami, salah satunya dari bawang merah.
Bawang merah mengandung senyawa acetogenin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa tersebut memiliki keistimewaan sebagai anti feeden. Maka akan mengakibatkan serangga atau hama lebih segan memakan tanaman, bahkan menyebabkan kematian hama.
Selain berpotensi membunuh hama ulat, atau jamur dan patogen lainnya, kulit bawang merah juga memberi manfaat lain, yaitu zat dan senyawa atau ZPT yang ada pada kulit bawang merah dapat memberikan kesuburan bagi tanaman sehingga mempercepat proses tumbuhnya buah dan bunga pada tanaman.

Berikut cara membuat pestisida dan ZPT dari kulit bawang yang dirangkum dari channel youtube RAKHMAT JATI CHANNEL.

1. Siapkan bawang merah yang akan dikupas.
2. Air secukupnya
3. Botol plastik atau kaca
4. Saringan
5. Botol spay

Langkah pembuatan.

- Kupas bawang merah lalu ambil kulit bawangya.
- Masukkan kedalam botol plastik atau kaca hingga 1/4 botol hingga 1/2 botol.
- Tambahkan air putih kedalam botol hingga hampir penuh, kocok seperlunya.
- Biarkan rendaman selama 2 hari

- Ambil rendaman air kulit bawang, lalu saring hingga airnya saja yang kita ambil.
- Pindahkan air saringan kulit bawang kedalam botol spray.
- Pestisida dan ZPT siap diaplikasikan
Anda bisa gunakan pestisida yang ada pada botol spray, dengan menyemprotkan pada daun dan batang yang ada hamanya.
Semprotkan secara merata semua permukaan daun atau batang yang terkena hama, kutu kebul atau jamur. Jangan lupa bagian bawah daun biasanya hama sembunyi dibagian tersebut.
Gunakan pestisida ini tergantung tingkat keparahan hama, bisa seminggu sekali atau 2 minggu sekali dan bahkan seminggu 3 kali. Perhatiakan perkembangan tanaman selanjutnya.
Sebagai ZPT  atau perangsang tumbuh bisa anda siramkan air rendaman atau bisa bersamaan dengan kulit bawang merah tersebut kemedia tanam.
Terima kasih semoga bermanfaat, komen dan kritik membangun penulis harapkan dan semoga menjadi ladang berbagi.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

 ----------------------------------------------------

PESAN DISINI

TELP/SMS/WA

085330729137